Senin, 29 November 2010

Wikileaks : Wiki bocor yang benar-benar serius?




Situs Bocor. wikileaks
28 November Seorang congressman Peter King menyarankan agar Wikileaks dimasukkan ke dalam situs-situs terroris (Cnet.com). Keberadaannya dianggap membawa bahaya bagi keamanan negara. Jadi sebenarnya apa itu Wikileaks? Itu adalah sebuah situs yang memberikan informasi-informasi mengenai dokumen-dokumen negara yang dirahasiakan. Apakah ini buruk?
Wikileaks diterbitkan oleh The Sunshine Press pada tanggal 2006 Memenangkan Economist magazine new Media 2008 dan Amnesty International tahun 2009. Termasuk website yang mampu mengubah berita Menurut Newyork Daily News pada 2010. Sudah sering menangkap “kebocoran-kebocoran” dokumen rahasia.
Yang paling baru dan sangat dipermasalahkan adalah mengenai bocornya “Afgan War Diaries” pada 25 July 2010 menggambarkan potret buram perang Afganistan di mana tentara koalisi menyebabkan banyak rakyat sipil terbunuh tanpa ada laporan kejadian.
Guardian,com menyebutkan Logs war menyangkut:
      1. Pasukan rahasia untuk menangkap dan membunuh pemimpin Taliban tanpa pengadilan.
      2. Bagiamana Amerika menemukan bukti Taliban memperoleh senjata anti udara.
      3. Meningkatnya penggunaan Drones yang dikendalikan remot kontrol.
      4. Taliban yang meningkatkan pemboman jalanan yang mengakibatkan lebih dari 2000 rakyat sipil terwas.
Logs itu bahkan menyangkut hingga 144 kejadian. Kebocoran dokumen militer terbesar dalam sejarah. Rachel Reid dari Human Rights Watch dalam Guardian 25, july mengatakan “File-file ini memberi cahaya dalam kebiasaan Pasukan Amerika Serikat dan Nato: Menyembunyikan korban-korban sipil,”
 Baru-baru ini Wikileaks berulah lagi dengan menerbitkan Saluran diplomasi yang dirahasiakan Amerika.Tentu saja Amerika gerah. Disusul oleh serangan yang menyebabkan situs diserang dan tidak bisa diakses hari minggu 28 Nov. Tempo 29 Nov mengatakan ada 251.287 dokumen yang bocor. Indonesia menempati posisi 33 dari 300 negara dengan 4000 laporan. Belum ada yang mengenai Indonesia yang berhasil diakses.
Wikileaks tidak beroprasi dengan baik ketika penulis mengakses pada hari ini, dan penulis belum bisa mengakses dokumen diplomasi Amerika. Mungkin saya sudah terlambat. :D Kabarnya akan diadakan pencekalan di Australia, entah sampai kapan situs ini akan tetap Online.
Times 22, Jan 07 menyebutkan bahwa “bisa menjadi sama pentingnya dengan alat jurnalistik sebagai alat mengenai kebebasan Informasi.” Memang kebebasan informasi itu penting, bahkan Wiki ini mendapat Hadiah Amnesty. Informasi yang masuk ke situs ini melalui berbagai pengecekan sehingga informasi yang masuk benar-benar bisa dipercaya. Keberanian situs-situs ini membocorkan informasi mendapat menghasilkan beberapa tekanan. Penggerebekan di Jerman, penmyensoran di Cina, Thailand dan Inggris.
Dalam satu sisi kebocoran memang bisa membahayakan stabilitas negara, di sisi lain rakyat butuh informasi. Memang kita akan senang jika dokumen negara lain yang tersebar, tapi bagaimana dengan dokumen Indonesia? Mungkin akan menjadi anugrah atau musibah dokumen-dokumen para pemimpin Indonesia “bocor”. Apakah bisa membawa Indonesia keluar dari masalah yang menggurita ini atau malah membawa Anarki?
Wikileaks. Apakah pengaman ataukah ancaman? Jadi mana yang anda pilih?



Minggu, 28 November 2010

HEBOH! KONSPIRASI YAHUDI DI MANA-MANA!!!

DAUR ULANG ADALAH KONSPIRASI YAHUDI DEMI MENGUASAI DUNIA! HENTIKAN DAUR ULANG SEKARANG JUGA!



Salah satu hal yang membuat saya amat sangat terganggu adalah mengenai konspirasi Yahudi. Ya Tuhan! Ini amat sangat mengganggu. Bukan mengenai konspirasi itu sendiri, namun tanggapan saudara-saudara sesama Muslim. Bukankah segala tetek bengek konspirasi Yahudia ini sudah kelewatan. Pertama orang-orang terkenal di Amerika, Bush, Obama, kemudian kepada Soekarno kemudian nanti Gadjah mada juga jadi yahudi. Lama-lama saya, penulis blog ini juga jadi yahudi.

Pembaca blog inipun bisa jadi Yahudi (Sangat saya ragukan, kurang jenius). Kita hidup dalam The Matrix ciptaan Yahudi dan Freemason. Yahudi!! Maksudku Yahudi sedang mengawasiku dari monitor ini.

Tidak apa kita memiliki teori Konspirasi, tapi seharusnya hingga batas kewajaran. Teori konspirasi sungguh menarik, memperkaya hidup. Tapi ketertutupan terhadap sudut pandang lain bisa menyebabkan sakit kepala akut.

Aku mengakui Israel is really S*. Tapi bukan berarti semua Yahudi menyetujui tindakannya. Tidak perlu membakar Sinagog. Tidak perlu melempari bintang segi enam. Tidak perlu mematikan lagu “donna-donna”. Tidak perlu membakar segala sesuatu yang “Yahudi” kita hidup di dunia “Yahudi”. Kita bisa membakar diri kita kalau demikian. Jew-phophia sudah sangat kelewatan.

Kadang seorang muslim sukar membedakan apa itu Yahudi. Yahudi adalah Ras, adalah agama, adalah kultur. Kita jadi tidak bisa membedakan satu sama lain. Karena kita memiliki pola pikir. Yahudi = Amerika = Israel = Setan. Sebuah pola pikir yang sama dengan Islam = Jihad = Terroris = Evil. Jika terus-terusan seperti ini kedua pihak akan saling bom satu sama lain.

"Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya."(QS. 3:54) ... Jika benar-benar ada konspirasi Yahudi (mungkin saja benar) Why freaking afraid??? Jika kita merasa bersama Tuhan kenapa takut dengan Konspirasi. Aku tidak takut dengan Coca Cola dan Mac Donald. Tidak pula dengan Facebook. Aku tidak takut dengan lilin menyala di barmitzvah kecuali mungkin sumber kebakaran. Dan aku percaya dan berprasangka baik dengan Yahudi di luar sana.

Memang Israel menyebalkan, tapi bersikap phobia bukanlah jalan keluar.

DEWI PERSIK, PAYUDARA DAN MASYARAKAT


Dewi persik bermasalah dengan payu daranya. Setelah terlibat dengan cakar-cakaran ala selebritis dengan Julia Perez, dia menghebohkan kembali dunia keartisan dengan foto panas yang tersebar di internet. Dia berfoto Topless, bagian dadanya hanya menggunakan sensor rambut. Ini adalah pernyataan resmi dari Dewi Persik, dilansir oleh Vivanews.com 25 November.

"Iya itu foto saya. Foto lama saya Mas. Aku lupa tahun dan bulannya,"

Oh, jadi itu foto lama. FPI nampak sudah kegerahan dan akan segera melaporkan Dewi Persik ke meja hijau karena perbuatannya mempertontonkan Aurat. Dilaporkan Tribun News FPI cabang Jakarta akan segera memproses Depe senin 28 november.

Berbeda dengan kasus Ariel, Dewi Persik nampaknya sangat percaya diri. Mengakui secara blak-blakan. “Itu emang foto saya, tadinya cuma buat iseng-iseng aja. Saya malah nggak tahu bisa sampai tersebar seperti itu,” ucap Depe yang dilansir Rakyat Merdeka (Grup JPNN), Sabtu (27/11). "Memang foto itu buat aku pribadi, kalau memang sudah tersebar, saya minta maaf buat yang melihatnya,"

“Waktu itu emang lagi bikin video klip di kantor RCM, memang sebelum-sebelumnya saya suka foto seperti itu,” ujar DP dilansir dalam JPN.com. Well, beberapa orang juga suka.

Dewi Persik langsung mengakui, dan malah tidak mau ambil pusing. Untungnya DP telah mengurangi tugas Roy Suryo, Hehehe. FPI malah yang pusing dan polisi mungkin berharap mereka tidak lagi tambah kerjaan. Kasus selebriti ini seringkali menimbulkan ketidakadilan. Bukankah [ara bintang foto porno Indonesia banyak, tapi kenapa hanya selebritis tertentu yang dipermasalahkan. Bukankah hukum itu sama untuk semua?

Sebenarnya kejelasan apa yang porno dan tidak memang tidak jelas di hukum Indonesia. Di luar negeri, ukurannya jelas “apakah dia mempertontonkan alat kelamin dan rambut bagian bawah. (Walaupun akhirnya bisa jadi seperti di jepang, mereka menolak pornografi dengan istilah ini, sehingga mereka membuat 'Hentai' dengan menyensor bagian “itu”. What The Point Japan!!). Sebenarnya, apa yang porno dan tidak susah didefinisikan secara pasti.

Kehidupan pada masa modern tidak lagi sederhana. Walaupun beberapa orang berharap kita bisa kembali ke moralitas pada masa pedesaan, kita tidak bisa lagi kembali ke masa lalu. Sekarang zaman sudah berubah, informasi telah mendunia. Manusia tidak bisa diam menutup mata.

Apakah keberanian DP membawa kepada kebaikan atau keburukan dalam kasusnya?. Entah! Tapi rasanya ini menggambarkan salah satu pola pikir di Indonesia. Pola pikir yang lebih bebas semakin lepas dari kungkungan nilai-nilai tradisional. Bukan karena ini diusahakan atau semacamnya, namun karena arus dunia yang terus berjalan. Kita tidak lagi dan tidak bisa lagi menjadi komunitas terpencil.

Ada orang-orang seperti FPI yang mencoba mengusung kembali nilai lama, tapi mereka seperti melawan arus sungai yang besar. Akhirnya menggunakan kekerasan sebagai alat, karena tidak mampu lagi membendung dan memahami perubahan. Kekerasan yang kemudian bisa jadi mengakibatkan kejahatan yang tak kalah hebat dengan arus perubahan itu.

Orang-orang lain ada yang lebih suka menutup mata, menganggap semuanya tidak terjadi. Kupikir ini adalah sebagian besar orang Indonesia, masih banyak masalah yang lebih penting daripada mengurusi payudara DP yang bahkan tidak terlihat sepenuhnya itu. Dunia akan baik-baik saja dan payudara Depe juga masih utuh. Masih harus memikirkan makan anak-istrinya atau mobil barunya yang rusak. Sekali dua kali memberikan keprihatinannya terhadap kasus sosial yang terjadi. Sekali dua kali mencari gambar Dewi Persik di Google.

Dunia telah berubah. Kita sudah berada di arus itu dan kita harus menghadapinya. Bukan dengan menutup mata dan mengalir secara buta, atau bersikap sangat naif terhadap dunia.